Selasa, Mei 22, 2012
RSS RSS
   
Text Size

Kuku dalam Kesehatan dan Penyakit

Penyakit-penyakit umum

jamur kuku

Kuku terdapat pada tiap ujung jari di atas permukaan dorsal. Fungsi utama dari kuku adalah sebagai pelindung dan juga dapat membantu untuk menguatkan genggaman ketika memegang benda. Kuku terdiri dari lapisan kuku keratin fleksibel yang kuat, yang berasal dari matriks kuku (pembentuk jaringan kuku). Di bawah lapisan kuku terdapat jaringan lembut yang disebut alas kuku. Di antara kulit dan lapisan kuku terdapat lipatan kuku atau

kutikula. Kuku normal yang sehat berwarna sedikit pink dan permukaannya cembung dari sisi ke sisi. Kuku jari bertumbuh 1 cm dalam 3 bulan, sedangkan untuk kuku kaki butuh 24 bulan.

Hal penting untuk kuku dalam diagnosa penyakit:

Warna, tampilan, bantuk dan sifat dasar dari kuku memberikan beberapa informasi tentang kondisi kesehatan dan kebersihan seseorang. Kuku diperiksa secara rutin oleh dokter untuk mendapatkan petunjuk tentang penyakit pokoknya. Hanya dengan melihat kuku kita dapat mengetahui kebersihan seseorang. Kuku yang abnormal bisa jadi merupakan bawaan atau karena penyakit tertentu. Penyebab perubahan pada kuku berkembang dari penyebab sederhana ke penyakit yang membahayakan nyawa, oleh karena itu pemeriksaan oleh dokter diperlukan untuk diagnosa. Beberapa penemuan abnormal dengan kemungkinan akibatnya akan didiskusikan disini untuk kesadaran umum.

Kebersihan

Kita dapat menjadikan kuku tidak sehat dengan mudah. Kumpulan kotoran di bawah lapisan ujung kuku mempunyai kemungkinan untuk menelan Glossary Link patogen ketika makan. Jika kuku tidak dipotong dengan benar maka dapat menyebabkan masalah Glossary Link cacingan pada anak-anak, dimana ketika cacing berjalan dalam lubang dubur, anak-anak akan menggaruknya dan membuat telur dari cacing menempel di bawah kuku dan akan terbawa masuk ketika makan. Kuku yang menonjol juga dapat mempersulit penyakit kulit dengan kebiasaan menggaruknya. Kuku panjang pada anak kecil dapat mengakibatkan luka ketika mereka menendang atau berjabat tangan.

Warna Kuku

  • Kuku menjadi pucat saat Glossary Link anemia.
  • Perubahan Warna putih buram (Leuconychia) nampak saat gagal ginjal Glossary Link kronis dan Sindrom Nefrotik.
  • Warna yang semakin putih juga terlihat saat menderita Hypoalbuminanemia sebagai penyebab dari Sirosis dan penyakit ginjal.
  • Obat-obatan seperti sulpha grup, anti malaria, Glossary Link antibiotik, dll dapat menjadikan warna kuku berubah.
  • Glossary Link Infeksi jamur menyebabkan perubahan warna hitam.
  • Pada infeksi Glossary Link pseudomonas, kuku menjadi hitam atau hijau.
  • Infark alas kuku terjadi pada vaskulitis (peradangan pembuluh darah), terutama pada SLE dan Polyarteritis.
  • Titik merah terlihat pada kuku karena pecahnya Glossary Link pendarahan pada bakterial subakut endo carditis, Rheumatoid Glossary Link Arthritis (jenis arthritis kronis), trauma, dan penyakit Collagen Vascular.
  • Luka tumpul mengakibatkan pendarahan dan menyebabkan warna biru/hitam.
  • Kuku menjadi coklat saat sakit ginjal dan penurunan aktivitas adrenal.
  • Pada penyakit Wilsons, warna biru akan muncul pada setengah lingkaran kuku.
  • Ketika cadangan darah menurun, kuku menjadi kuning. Saat Glossary Link penyakit kuning dan psoriasis kuku juga akan berubah menjadi kekuningan.
  • Saat sindrom kuku kuning, semua kuku menjadi kekuningan dengan Efusi Pleura.

3) Bentuk Kuku

  • Clubbing

Disini, jaringan dasar kuku menjadi pekat dan sudut antara dasar kuku dengan kulit hilang. Kuku menjadi lebih cembung dan ujung jari menjadi mengembung dan terlihat seperti ujung dari stik drum. Ketika kondisi ini memburuk kuku akan terlihat seperti paruh burung beo.

Penyebab Clubbing:

    • Luka Bawaan
    • Cyanosis kronis parah
    • Penyakit paru-paru seperti Empyema, Bronchiactesis, Carcinoma dari Glossary Link bronkus dan Glossary Link Tuberkulosis pulmonary.
    • Penyakit Abdominal seperti penyakit Crohn, Polyposis dari Glossary Link kolon, Kolitis Ulseratif, Glossary Link Sirosis Hati, dll
    • Penyakit hati seperti Tetralogi Fallot, Bakterial Subakut Endrocarditis, dll
  • Koilonychia

Disini kuku menjadi cekung seperti sendok dan terlihat saat anemia kekurangan zat besi. Pada kondisi ini kuku menjadi tipis, lembut dan rapuh, di mana kecembungan yang normal digantikan oleh kecekungan.

  • Bubungan longitudinal nampak pada penyakit Raynaud
  • Kulit luarnya menjadi kasar pada Dermatomyositis.
  • Lipatan kuku Telangiectasia merupakan tanda akan dermatomyositis, Sklerosis Sistemik dan SLE.

4) Struktur dan Konsistensi:

  • Infeksi jamur pada kuku menyebabkan perubahan warna, perubahan bentuk, hipertropi dan kerapuhan yang abnormal.
  • Sarung jari kuku merupakan karakteristik dari Glossary Link psoriasis, Glossary Link eksema Glossary Link akut dan Alopecia Aereata.
  • Pembengkakkan dari kulit luar atau lipatan kuku disebut paronychia.
  • Onycholysis merupakan pemisahan dari dasar kuku yang terlihat pada psoriasis, infeksi dan setelah menggunakan tetrasilin.
  • Kuku yang hancur terjadi saat Glossary Link Lichen Planus dan epidermolysis bullosa.
  • Kuku yang hilang terjadi saat sindrom Patella dan merupakan penyakit turun-temurun.
  • Kuku menjadi rapuh saat penyakit Raynauds dan Gangrene.
  • Kuku yang lepas terjadi saat infeksi jamur, psoriasis dan penyakit Glossary Link tiroid.

5) Pertumbuhan:

Penurunan cadangan darah mempengaruhi pertumbuhan kuku. Pertumbuhan kuku juga terpengaruh saat sakit parah, dan ketika penyakitnya telah sembuh pertumbuhannya kembali lagi dengan membentuk bubungan garis melintang. Garis ini disebut Garis Beau dan membantu untuk mengetahui lama dari permulaan penyakit.

Tambah komentar


Security code
Refresh

Follow doktermucom on Twitter

Post terbaru forum

Komentar terkini

Login