Meringankan Gejala Menopause

Kedelai telah menjadi pusat perhatian karena efektifitasnya dalam menurunkan kolesterol. Namun sebagai faktor yang meringankan menopause? Penelitian ilmiah telah menemukan bahwa terjadinya dampak negatif dari gejala
menopause pada wanita di negara-negara Asia sangatlah sedikit. Perbandingan pola makan telah dilakukan dan mereka menemukan bahwa komposisi makanan Asia adalah kedelai. Sehingga, mereka menyimpulkan bahwa
kebiasaan makan pada wanita merupakan faktor besar dalam mengurangi gejala-gejala menopause.
Kandungan utama kedelai adalah isoflavones, inilah yang merupakan alasan utama mengapa kedelai berguna dalam meringankan gejala menopause. Disebutkan bahwa isoflavones, meskipun bukan
estrogen, bertindak sebagai estrogen. Karena itu ,
suplemen makanan dari kedelai sangat direkomendasikan sebagai peringan gejala menopause. Para wanita yang mengalami gejala menopause dapat mengurangi rasa ketidaknyamanan mereka dengan mengkonsumsi kedelai.
Penelitian tersebut dilakukan di Jepang, dimana kedelai merupakan bagian dari pola makan mereka, menunjukkan bahwa wanita yang mengalami gejala menopause disana sangat sedikit dibandingkan dengan wanita di Amerika Serikat ataupun di Kanada. Kandungan isoflavones dari kedelai mempunyai efek yang sama seperti estrogen, yaitu mengurangi terjadinya gejala-gejala menopause.
Penelitian ini merupakan cara alternatif dalam meringankan gejala menopause selain
Terapi Penggantian
Hormon. Cara alami dan yang paling mudah dalam meringankan gejala menopause adalah dengan mengenalkan makanan dan suplemen kedelai kedalam pola makan sehari-hari. Sementara jumlah isoflavones dalam kedelai bervariasi, jumlah konsumsi yang baik adalah 50 mg. Beberapa penelitian atas kedelai dan menopause telah dilakukan. Beberapa data dari penelitian tersebut menyatakan bahwa kedelai dapat meringankan menopause secara efektif bila dikonsumsi dalam tiga bulan.
Kandungan isoflavones kedelai sebenarnya sama dengan struktur estrogen dalam tubuh. Isoflavones ini melekatkan diri pada reseptor estrogen, kemudian memunculkan manfaat dari estrogen. Kedelai tidak hanya bertindak sebagai sumber peringan gejala menopause, juga merupakan penolong dalam mencegah penyakit yang berhubungan dengan menopause sebagai contoh osteoporosis dan penyakit jantung. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa diet tinggi kedelai selama 6 bulan meningkatkan kepadatan tulang yang dapat mencegah terjadinya
osteoporosis. Dan tingkat kolesterol yang sehat akan menurunkan resiko penyakit jantung.
Ada metode lain dalam meringankan gejala menopause. Akan tetapi, cara alami dan sehat untuk mendapatkannya adalah dengan memasukkan makanan kedelai dalam menunya. Disamping memberi Anda manfaat meringankan menopause lebih mudah lagi, kedelai juga membantu anda menghilangkan resiko-resiko yang mungkin terjadi dalam masalah-masalah kesehatan.



